Dipercaya Tak Berbahaya, Ternyata Menghisap Shisha Lebih Berbahaya dari Rokok

Dipercaya tak berbahaya, efek menghisap Shisha ternyata bisa lebih buruk daripada rokok.

Dipercaya Tak Berbahaya, Ternyata Menghisap Shisha Lebih Berbahaya dari Rokok
Shisha.id
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Merokok shisha dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas secara signifikan lebih buruk daripada satu bungkus rokok.

Orang yang menghirup asap berbau 'hookah' dari shisha lebih cenderung gemuk dan menderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Bahkan itu dapat menyebabkan penyakit yang tidak berhubungan dengan rokok.

Berhenti Merokok jadi Resolusi 2019? Ini 5 Cara untuk Mempermudah Mewujudkannya

Seperti obesitas, sindrom metabolik, dislipidemia atau diabetes.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (3/1), para ahli di Brighton and Sussex Medical School memperingatkan:

"Efek shisha setara dan bahkan lebih buruk daripada merokok sebungkus rokok."

Hasil penelitian, yang melibatkan akademisi di sebuah universitas di Iran, diterbitkan dalam Diabetology dan Metabolic Syndrome.

Shisha yang diketahui berasal dari Timur Tengah ini sering dianggap sebagai alternatif yang lebih 'sehat' dari merokok.

Sementara shisha mungkin tidak mengandung banyak zat aditif karsinogenik dalam rokok, bukti yang ada menunjukkan bahwa pipa air tembakau masih tidak aman.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved