6 Alasan Pemicu Gagal Turunkan Berat Badan Lewat Jalan Kaki, Tidak Cepat dan Rute Monoton

6 alasan pemicu gagal turunkan berat badan lewat jalan kaki, tidak cepat dan rute monoton.

6 Alasan Pemicu Gagal Turunkan Berat Badan Lewat Jalan Kaki, Tidak Cepat dan Rute Monoton
nytimes.com
Lari 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak perlu diragukan lagi, berjalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga yang baik.

Selain karena dapat dilakukan di mana saja, juga ramah pada persendian dan dapat dinikmati semua orang dengan tingkat kebugaran berbeda.

Kendati demikian, saat kamu berjalan dan menyadari tidak ada perubahan dengan berat badan, maka perlu beberapa penyesuaian yang dapat dilakukan untuk mengubahnya menjadi gerakan membakar lemak.

Dilansir dari Pop Sugar, menurut personal trainer Chris Kelly, berikut seluk-beluk mengapa aktivitas berjalan yang kamu lakukan saat ini belum dapat menurunkan berat badan.

1. Tidak berjalan cukup cepat

Ilustrasi
Ilustrasi ()

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang selama minimum lima hari dalam sepekan.

"Agar olahraga dianggap intensitas sedang, pernapasan harus berat sampai kamu sedikit kesulitan bercakap-cakap saat melakukannya," jelas Kelly.

"Salah satu cara kamu dapat melacak intensitas adalah dengan Rate of Perceived Exertion (RPE)."

Pada skala 1 hingga 10, kamu harus merasa berada dalam kisaran 4 hingga 6.

Nah, saat berjalan pastikan untuk mengatur kecepatan di atas jalan biasa, sehingga dapat dikategorikan sebagai intensitas sedang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved