Asian Para Games 2018

Keunikan Medali Asian Para Games 2018, Punya Design Khusus dan Berbeda dari Yang Lain

Medali yang akan diperebutkan di Asian Para Games 2018 memang sengaja didesign berbeda agar memudahkan atlet tuna netra mengenali medali mereka raih

Keunikan Medali Asian Para Games 2018, Punya Design Khusus dan Berbeda dari Yang Lain
TribunStyle.com/KOMPAS.com/NUGYASA LAKSAMANA/Indosport
Tampilan medali yang diperebutkan pada Asian Para Games 2018 diperkenalkan kepada media pada Jumat (5/10/2018). 

TRIBUNSTYLE.COM - Medali Asian Para Games 2018 sengaja dibuat berbeda dengan medali yang lain.

Medali ini akan diperebutkan oleh 2.762 atlet, dalam 512 nomor pertandingan, dari 18 cabang olahraga ini memiliki design yang unik dan berbeda dari yang lain.

Asian Para Games adalah suatu perhelatan olahraga penyadang disabilitas terbesar di Asia.

Bahan dasar medali Asian Para Games 2018 ini terbuat dari besi solid lalu dilapisi emas dengan teknik semprot.

Ukiran medali ini juga dirancang khusus oleh Wakil Sekertaris Jenderal INAPGOC, Ferry Kono.

Bagian depan medali ada logo Asian Para Games, dan slogan beruliskan "The Inspiring Spirit and Energy of Asia."

Bagian belakang medali itu, terdapat logo Asian Paralympic Committee (APC).

Tampilan medali yang diperebutkan pada Asian Para Games 2018 diperkenalkan kepada media pada Jumat (5/10/2018).
Tampilan medali yang diperebutkan pada Asian Para Games 2018 diperkenalkan kepada media pada Jumat (5/10/2018). (KOMPAS.com/NUGYASA LAKSAMANA)

Dikutip TribunStyle dari Tribunnews, "Pembuatannya enggak terlalu lama, hanya sekitar 4 bulan. Kami membuatnya di Guangzhou, China," ujar Fanny Riawan selaku Direktur Sport Inapgoc, di GBK Arena, Senayan.

Menariknya, medali Asian Para Games 2018 juga menghasilkan suara gemerincing jika digoyang-goyangkan.

Suara itu berasal dari bola-bola kecil yang terdapat di dalam kepingan medali.

Medali Asian Para Games
Medali Asian Para Games (KOMPAS.com/NUGYASA LAKSAMANA )

Medali emas berisikan 26 bola-bola kecil, sedangkan perak 20 dan perunggu 16.

Medali sengaja diciptakan seperti itu untuk memudahkan atlet tuna netra dalam mengenali medali yang dia raih. "Kami terinsipirasi dari medali Paralimpiade Rio 2016 yang juga menghasilkan suara jika digoyangkan. Ide awal untuk mewujudkannya dari (CEO APC) Mr Tarek Souei," ucap Fanny.

"Kebetulan atlet powerlifting kita, Ni Nengah Widiasih, pernah meraih medali perunggu Paralimpiade Rio 2016. Kami ambil contoh dari medali milik Ni Nengah. Kami sampai harus ambil dulu ke Bali (daerah asal Ni Nengah)," tutur dia.

Tak hanya itu, para peraih medali nantinya juga akan mendapatkan boneka maskot Asian Para Games 2018, Momo, yang berisi flash disk dan power bank untuk baterai ponsel. (TribunStyle.com/Anggraini Nurul Fatimah)

Ikuti kami di
Penulis: anggraini nurul fatimah
Editor: Yohanes Endra Kristianto
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved