Diduga Lakukan Penipuan Bisnis Kosmetik, Kakak Jessica Iskandar Beberkan Fakta Lain

Martin Pratiwi, pemilik CV Pratiwi Aesteticare, melalui kuasa hukumnya, Teddy Hartanto mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Diduga Lakukan Penipuan Bisnis Kosmetik, Kakak Jessica Iskandar Beberkan Fakta Lain
Instagram/erickbanaiskandar
Erick Bana Iskandar 

TRIBUNSTYLE.COM - Erick Bana Iskandar, kakak Jessica Iskandar akhirnya angkat bicara soal tudingan penipuan bisnis kosmetik yang ditujukan padanya.

Martin Pratiwi, pemilik CV Pratiwi Aesteticare, melalui kuasa hukumnya, Teddy Hartanto mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Kerugiannya total Rp 464 juta," ujar Teddy saat jumpa pers di OneTouch Slimming, Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018) kepada Kompas.com.

Dikutip dari kompas.com Martin adalah pempilik produk LIP Cream Matte dan Jessica serta Erick sebagai pemilik merek.

Pasca bisnis berjalan, Martin menemukan kejanggalan hingga berujung somasi dan munculnya kesepakatan baru di Polres Jakarta Barat.

(Dari kiri) Martin Pratiwi dan kuasa hukumnya, Teddy Hartanto (tengah) menggelar jumpa pers di OneTouch Slimming, Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018). Pratiwi memberikan keterangan terkait diduga Jessica Iskandar dan kakaknya, Erick Iskandar, melakukan pelanggaran kontrak kerja.
(Dari kiri) Martin Pratiwi dan kuasa hukumnya, Teddy Hartanto (tengah) menggelar jumpa pers di OneTouch Slimming, Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018). Pratiwi memberikan keterangan terkait diduga Jessica Iskandar dan kakaknya, Erick Iskandar, melakukan pelanggaran kontrak kerja. ((Kompas.com/Tri Susanto Setiawan))

Menanggapi kabar ini, Erick mengaku siap diaudit.

"Saya siap diaudit untuk masalah ini, karena semua laporan saya lengkap, uang penjualan dan barang ada. Tidak ada penipuan dan penggelapan dalam masalah ini," kata Erick dalam konferensi pers di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2018).

Ia menjelaskan perjanjian antara mereka mengenai pemasaran kosmetik produk lipmatte bagi hasilnya 50-50 persen.

Erick mengaku bingung mengapa Martin Pratiwi mengaku mengalami kerugian, sementara kerja sama antara mereka masih terjalin.

"Perjanjian tersebut sampai saat ini masih berjalan dan tidak pernah dinyatakan secara surat tanda berakhirnya kontrak oleh para pihak, kalau ada yang merasa dirugikan ya silakan gugat perdata," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Triroessita Intan
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved