Home »

Life

»

story

Idul Adha 2018

Hikmah di Balik Larangan Memotong Kuku & Rambut di 10 Hari Pertama Dzulhijjah Jelang Idul Adha 2018

Apa hikmah di balik larangan untuk memotong rambut dan kuku di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini? Simak penjelasannya di sini!

Hikmah di Balik Larangan Memotong Kuku & Rambut di 10 Hari Pertama Dzulhijjah Jelang Idul Adha 2018
Catatan Fiqih
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Memasuki tanggal 1 Dzulhijjah yang jatuh pada Minggu (13/8/2018) malam, umat Muslim tidak diperkenankan untuk memotong kuku hingga rambut.

Larangan ini berlaku bagi shohibul qurban.

Sebagaimana shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diriwayatkan oleh al Jama’ah kecuali Al Bukhari yaitu dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha,

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ

“Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzul Hijah (maksudnya telah memasuki satu Dzulhijah) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya.”

4 Kesalahan yang Sering Dilakukan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha 2018

Dalam lafazh lainnya,

مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ فَإِذَا أُهِلَّ هِلاَلُ ذِى الْحِجَّةِ فَلاَ يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّىَ

“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.”

Kedua hadits ini menunjukkan larangan untuk memotong rambut dan kuku bagi mereka yang ingin berkurban setelah memasuki 10 hari awal di bulan Dzulhijjah.

Shohibul qurban sendiri merupakan perwakilan keluarga yang hendak melakukan kurban.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help