Home »

Tech

»

Gadget

Waspadalah, Ponsel Android Murah yang Beredar di Asia Ini Menjual Data Penggunanya

Ponsel ini mengumpulkan berbagai macam data pengguna mulai dari lokasi, nomor IMEI dandata lainnya yang kemudian dikirimkan ke server di Singapura.

Waspadalah, Ponsel Android Murah yang Beredar di Asia Ini Menjual Data Penggunanya
Daily Express
Smartphone Hacker 

TRIBUNSTYLE.COM - Ponsel Android memang terdiri dari banyak segmen mulai dari yang murah hingga ke segmen flagship.

Namun, berhati-hatilah jika Anda menggunakan perangkat Android murah.

Pasalnya Wall Street Journal menemukan fakta bahwa sebuah merek ponsel Android murah ternyata menjual data pengguna pada pihak lain.

25 Ponsel Xiaomi yang Menerima Update MIUI 10, Apakah Ponselmu Termasuk?

Ponsel bernama Singtech P10 ini diketahui dipasarkan di wilayah Asia khususnya Kamboja dan Myanmar.

Ponsel ini mengumpulkan data dan menjualnya pada ahensi iklan General Mobile Corp alias GMobi yang berbasis di Taiwan.

"GMobi yang berbasis di Taiwan ini memiliki cabang di Shanghai dan mengatakan mereka menggunakan data tersebut untuk kepentingan iklan. Data pengguna ini terkadang juga dibagikan pada vendor ponsel untuk digunakan sebagai acuan dalam membuat perangkat," ungkap laporan Wall Street Journal sebagaimana dikutip KompasTekno dari Android Central, Senin (9/7/2018).

Ponsel ini mengumpulkan berbagai macam data pengguna mulai dari lokasi, nomor IMEI, hingga data lainnya yang kemudian dikirimkan ke server GMobi di Singapura.

Data data inilah yang kemudian digunakan untuk kepentingan iklan.

Cara GMobi mengumpulkan data-data tersebut adalah lewat aplikasi yang telah terinstal secara default pada ponsel Singtech P10 ini.

Meski banyak aplikasi serupa yang mengumpulkan data pengguna, aplikasi GMobi ini berbeda dengan biasanya.

Aplikasi GMobi ini bersifat bloatware sehingga tak bisa dihapus dengan cara biasa, berbeda dengan aplikasi lainnya yang dapat dihapus dengan mudah oleh pemilik ponsel.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help