Suka Berbohong Ternyata Termasuk Penyakit Kejiwaan, Begini Penjelasannya

Seringkali orang berbohong karena mereka mencoba mengendalikan situasi dan menggunakan pengaruh.

Suka Berbohong Ternyata Termasuk Penyakit Kejiwaan, Begini Penjelasannya
Traction Tribe

TRIBUNSTYLE.COM - Salah satu hal yang sering dilakukan manusia adalah berbohong.

Manusia mulai berbohong sejak usia tiga atau empat tahun.

Pada titik tersebut dalam perkembangan otak manusia, kita belajar bahwa ada "alat" yang serbaguna dan kuat.

Dengan alat tersebut, kita bisa bermain dengan kenyataan dan mempengaruhi apa yang terjadi.

5 Zodiak ini Gampang Banget Dibohongi, Awas Jatuh ke Lubang yang Sama!

Meski begitu, berbohong selalu diasosiasikan dengan sesuatu yang buruk dan tidak boleh dilakukan.

Namun, berbohong juga menimbulkan sensasi tersendiri yang membuat beberapa orang terus menerus melakukannya.

Kondisi orang yang terus menerus berbohong disebut dengan penyakit kebohongan.

Orang-orang tersebut tidak bisa berhenti menyebarkan informasi salah tentang diri mereka sendiri dan orang lain.

Alasan psikologis mengapa beberapa orang seperti ini sebenarnya masih menjadi misteri.

Namun, dalam edisi ketiga buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, penyakit kebohongan ini merupakan gangguan kepribadian seperti juga psikopati dan narsisme.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help