Home »

Life

»

story

Ngeri! Pengamat dari Australia Ini Ungkap Siapa Target Utama Teroris di Indonesia

Ngeri! Pengamat dari Australia ini ungkap siapa target utama teroris di Indonesia

Ngeri! Pengamat dari Australia Ini Ungkap Siapa Target Utama Teroris di Indonesia
net/Tribun Wow
Densus 88 

TRIBUNSTYLE.COM - Greg Fealy, pengamat politik dan Islam Indonesia dari Australian National University (ANU) di Canberra, mengatakan bahwa polisi merupakan salah satu musuh utama teroris.

Greg juga mengatakan bahwa serangan bom ke gereja di Indonesia sebetulnya tidaklah banyak terjadi.

"Polisi masih menjadi musuh utama atau target para jihadis," ujar Greg yang juga Kepala Departemen Perubahan Politik dan Sosial di ANU sebagaimana dikutip dari AustraliaPlus.

Meski begitu, tempat ibadah dan warga asing juga tak lepas dari sasaran para teroris.

Terungkap Penyandang Dana Teroris Seorang Pegawai BUMN, Menteri Rini Hanya Bisa Melongo!

Greg memberikan komentarnya soal pernyataan polisi yang mengatakan keluarga pelaku bom Surabaya belum pernah ke Suriah.

Jika pelaku belum pernah ke Suriah, berarti ada oknum yang mengajari mereka.

"Tapi yang terpenting lagi ini menunjukkan banyaknya elemen yang butuh perhatian lebih, seperti siapa yang melatih dan mengajarkan mereka, terutama pada sang ayah, Dita untuk membuat bom yang cukup canggih dan menjadi yang terbesar sejak 2009," ucap Greg.

Greg berpendapat bahwa pejuang yang telah pergi ke Suriah dan kembali ke Indonesia memiliki kemampuan dalam membuat bom atau melakukan serangan. Gerak-gerik mereka setelah kembali ke Tanah Air sangat penting untuk diketahui.

Selebritis

Mereka yang pernah ke Suriah dan Irak juga memiliki suatu prestise karena telah bertempur di medan perang dan dianggap sebagai selebritis oleh komunitas teroris yang mengusung jihad.

"Masalah utama bagi para jihadis pro ISIS di Indonesia adalah tidak memiliki kemampuan, jadi  butuh sedikit orang yang bisa berbagi keahlian untuk dapat meningkatkan ancaman teroris," ucap Greg.

Halaman
123
Ikuti kami di
Tags
Australia
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help