Jadi Korban Lemparan Suporter Arema, Pelatih Persib Bandung Berikan Balasan Tak Terduga!

Pria bernama lengkap Roberto Carlos Mario Gomez tersebut mengaku belum pernah mengalami kejadian seperti itu di sepanjang karier kepelatihannya.

Jadi Korban Lemparan Suporter Arema, Pelatih Persib Bandung Berikan Balasan Tak Terduga!
TribunStyle/kolase
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez terkena lemparan suporter 

"Kronologi dalam konteks manajemen tadi sudah berdiskusi bahwa gerakan penonton itu banyak bereaksi karena keputusan wasit," kata Sudarmaji.

surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo ()

Sedangkan Penabuh drum Aremania, Sukarno, mengungkapkan apa yang menjadi penyebab pecahnya emosi rekan-rekannya.

Sedangkan Penabuh drum Aremania, Sukarno, mengungkapkan apa yang menjadi penyebab pecahnya emosi rekan-rekannya.

Menurut Cak No (sapaannya), mereka kecewa dengan performa Arema yang di bawah standar dalam empat laga beruntun.

"Semua bisa analisa permainan Arema selama Liga 1 musim ini seperti apa. Harus ada evaluasi, perkembangan. Suporter jangan dijadikan kambing hitam. Dengan kejadian kemarin, kami turut prihatin," kata Cak No.

Kepemimpinan wasit, disebutkan Cak No, juga kembali diungkapkan menjadi sebab utama.

Aremania merasa wasit Handri Kristanto tak memiliki ketegasan saat memimpin laga.

Dan keributan memuncak usai pihak keamanan melakukan tindakan antisipasi yang dianggap terlalu keras oleh Aremania.

"Harusnya keamanan tak menangkap Aremania yang masih di pinggir lapangan. Lalu, ada gas air mata yang ditembakkan ke arah tribun. Itu bikin Aremania marah, karena banyak suporter yang bergelimpangan terkena gas air mata. Itu jelas salah prosedur," tegas Cak No.

YouTube
YouTube

Tapi dalam ricuhnya suporter dalam laga Arema Vs Persib membuat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak bisa memutuskan hukuman terlebih dahulu kepada Arema FC.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Burhanudin Ghafar Rahman
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help