Pengakuan Seorang Pemandi Jenazah Ungkap Kondisi Para Korban Tragedi di Tanjakan Emen, Menyedihkan!

Namun, sebelum pemakaman, beberapa jenazah ada yang terlebih dahulu dibawa RSUD Tangerang Selatan.

Pengakuan Seorang Pemandi Jenazah Ungkap Kondisi Para Korban Tragedi di Tanjakan Emen, Menyedihkan!
Tribunnews.com
Tanjakan Emen 

"Kondisi jenazah yang dimandikan sudah tidak normal keadaannya. Banyak tulang yang patah sehingga tidak seperti semula. Mulai dari tangan dan kaki yang kelihatannya sudah membengkok," paparnya.
(TribunStyle.com/ BGR)

Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:

Tanjakan Emen Telan 27 Korban Jiwa, Sosok Ini Sebut Ada yang Minta Sopir Percepat Laju Kendaraan!

Kartono, adik korban selamat Supriono membeberkan upaya sopir bus, Amiruddin menghindari kecelakaan maut di turunan Emen, Subang, Jawa Barat.

Sebelum kecelakaan maut terjadi, sopir Amiruddin mengendarai bus bernomor polisi F 7959 AA secara zig zag. Beberapa kali Amiruddin mendekatkan bodi bus ke tebing turunan Emen.

"Penumpang itu, ibu-ibu pada histeris, iya teriak pas tau mobil enggak bisa direm," ujar Kartono saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan, Senin (12/2/2018).

Menurutnya, bus yang membawa rombongan anggota koperasi Simpan Pinjam Pratama Ciputat, semula berjalan perlahan.

Seorang penumpang tiba-tiba meminta sopir untuk mempercepat laju kendaraan lantaran ingin segera istirahat di rumah.

"Itu bus tadinya jalannya pelan, lalu kenceng, lama-lama kok makin kenceng," ucap Kartono seraya mengulang perkataan dari saudaranya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Diah Ana Pratiwi
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved