Home »

Life

»

story

Dikira Tak Aktif, Gunung Berapi di Papua Nugini Meletus Pertama Kalinya, Para Ahli Khawatir Tsunami

Para ahli khawatir erupsi tersebut dapat menyebabkan tanah longsor dan berpotensi tsunami.

Dikira Tak Aktif, Gunung Berapi di Papua Nugini Meletus Pertama Kalinya, Para Ahli Khawatir Tsunami
Daily Mirror
Gunung api di Pulau Kadovar meletus untuk pertama kalinya. 

TRIBUNSTYLE.COM - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah gunung berapi di Papua Nugini meletus.

Sebelumnya, gunung ini diperkirakan tidak aktif.

Pada Minggu (7/1/2018), gunung berapi setinggi 265 meter di Pulau Kadovar itu memuntahkan abu setinggi ribuan meter ke udara. Erupsigunung ini dimulai sejak Jumat (5/1/2018).

Para ahli khawatir erupsi tersebut dapat menyebabkan tanah longsor dan berpotensi tsunami.

Jika Meletus Lagi, Dampak 4 Gunung Ini Lebih Mengerikan daripada Letusan Gunung Agung 1963

Hal inilah yang kemudian memaksa ratusan warga untuk mengungsi.

"Karena kecuraman pulau ini, tanah longsor mungkin terjadi dan bersamaan sengan sifat eksplosif magma, tsunami dapat terjadi," kata pihak Observatorium Vulkanologi Rabual dikutip dari The Independent, Minggu (7/1/2018).

"Itu muncul dari citra satelit dan foto udara yang dimulai dengan aktivitas vulkanik ringan dari celah bagian tenggara.

Tampaknya celah itu terbuka tepat di dalam dinding barat dari jaring yang turun sampai setinggi permukaan laut," sambung pihak observatorium.

Cheyne O'Brien, petugas prakiraan di Darwin Volcanic Ash Advisory Centre menyebut bahwa awan abu terlempar pada ketinggian 2.133 meter dan membentuk asap abu yang bergerak ke arah barat laut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Diah Ana Pratiwi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help