Wanita Ini Buat Percobaan pada Google Translate, Hasilnya Mengejutkan, 'Mesin Mulai Stereotip'

Kita tahu kalau dalam bahasa Indonesia tidak mengenal perbedaan gender hal ini jelas sangat berbeda dengan bahasa Inggris atau Perancis.

Wanita Ini Buat Percobaan pada Google Translate, Hasilnya Mengejutkan, 'Mesin Mulai Stereotip'
Kolase TribunStyle

Tapi contoh kecil ini menunjukkan, teknologi jauh dari netral.

Teknologi, seperti yang lain, adalah apa yang anda lakukan - dan cara kita menggunakan teknologi saat ini memperkuat ketidak-inequalities dan bias dunia di sekitar kita.

Teknologi membuat bias ini lebih padat dan lebih kaku sebagai algoritma datang untuk menentukan lebih banyak bagian dari kehidupan kita.

Kita menyerahkan diri pada teknologi karena kita telah berjanji bahwa itu menawarkan jalan keluar dari dilema kita saat ini.

Tapi jangan lupa: Teknologi dibentuk oleh para pembuat.

Dan industri teknologi tinggi adalah sangat muda putih, industri laki-laki kaya yang didefinisikan oleh diskriminasi seksual, rasisme, perkelasan dan banyak bentuk lain dari ketidaksetaraan sosial.

Ini adalah orang-orang yang kita ijinkan untuk menjalankan hidup kita. Dan ini hasilnya."

Postingan Alex Shams
Postingan Alex Shams (Facebook)

Seorang netizen lantas memberikan pandangannya.

"Hmmmmmmmmmmm..........when a machine begins to stereotyping..........hmmmmmm (Hmm.......... Ketika mesin mulai stereotip.......... hmmm)" tulis Fransiska Nana.

Kalau pendapat kalian dengan percobaan ini, bagaimana?

(TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Ikuti kami di
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help