Susah Gemuk Padahal Sudah Sering Makan Berat dan Ngemil? Ternyata Ini yang Mungkin Terjadi

Guys, apakah kamu termasuk orang yang kurus dan ingin gendut? Jika ya, maka mungkin kamu akan memilih sering nyemil dan makana berat.

Susah Gemuk Padahal Sudah Sering Makan Berat dan Ngemil? Ternyata Ini yang Mungkin Terjadi
onedio.co
Ilustrasi orang susah gemuk 

TRIBUNSTYLE.COM - Guys, apakah kamu termasuk orang yang kurus dan ingin gendut?

Jika ya, maka mungkin kamu akan memilih sering nyemil dan makana berat.

Sayangnya cara ini ternyata bisa saja tidak efektif untuk kamu, namun efektif untuk temanmu.

Dengan pola diet yang sama, bisa saja teman kita lebih cepat mengalami penurunan berat badan.

Dan ternyata, perbedaaan ini terjadi karena setiap orang memiliki respons gula darah yang berbeda pada makanan yang sama.

Demikian menurut penelitian menarik terbaru yang diterbitkan dalam Cell melansir prevention.com.

Itu artinya, predikat diet terbaik untuk menurunkan berat badan (dan semua diet dengan saran agar kita mengonsumsi makanan rendah glikemik) bisa jadi keliru.

Bagaimana bisa dokter dan ahli gizi melenceng pada ilmu gula darah?

Selama beberapa dekade, para ahli telah menggunakan indeks glikemik (IG) untuk menentukan bagaimana makanan tertentu meningkatkan level gula darah.

Dalam konsep tersebut diyakini bahwa semakin tinggi IG sebuah makanan, semakin tinggi lonjakan gula darah setelah kamu memakannya sehingga menyebabkan tubuh melepaskan insulin atau lebih dikenal sebagai hormon "penyimpanan lemak".

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Triroessita Intan Petiwi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help