Media Sosial Bisa Jadi Alasan Utama Pemicu Kecemasan, Mengapa?

Internet membuat masyarakat relatif bisa mengakses informasi dari berbagai sumber.

Media Sosial Bisa Jadi Alasan Utama Pemicu Kecemasan, Mengapa?
Socialbuzzpros.com
Media Sosial 

TRIBUNSTYLE.COM - Media sosial dengan beragam informasi yang tersebar ternyata justru memicu kecemasan.

Itu diperoleh dari hasil studi yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI) dalam masa Pilkada DKI jakarta 207.

Survei PDSKJI dilakukan dengan pendekatan mirip studi American Psychological Association (APA) saat pemilihan presiden Amerika 2016 lalu. Dalam survei itu, tim dokter bekerjasama dengan Selasar.com.

Perhatikan Girls! Cewek Cantik Nggak Pernah Bakal Upload 5 Foto Ini di Media Sosialnya!

Dari 700 data pengguna yang digunakan untuk obyek survei, ada 107 partisipan dengan 85 diantaranya milenial (berumur 19 - 27 tahun).

Sementara, diantara sejumlah obyek itu, 32 adalah warga Jakarta.

Instrumen survei menggunakan Tylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) dengan 50 pertanyaan tertutup untuk mengukur tingkat kecemasan partisipan.

“Yang menunjukkan kecemasan lebih tinggi adalah orang DKI dibandingkan non-DKI. 62,5 persen dibandikan 37,5 persen,” kata Ketua PDSKJI Jakarta dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ di @america, Jakarta Selatan, Sabtu (12/8/2017).

Nova mengatakan, sebelum putaran pertama, kecemasan partisipan terhadap kedua pasangan calon gubernur berkisar 50 persen.

Menariknya, kecemasan paling tinggi, sebesar 60,4 persen ditunjukkan oleh partisipan yang tidak memilih (golput).

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help