Bunuh Diri 2 Kakak Beradik di Apartemen Gateway Bandung, Ternyata Ini Riwayat Depresinya

Inilah riwayat depresi 2 kakak beradik yang nekat bunuh diri dengan jatuhkan diri dari apartemen Gateway, Bandung.

Bunuh Diri 2 Kakak Beradik di Apartemen Gateway Bandung, Ternyata Ini Riwayat Depresinya
KOMPAS.com/Putra Prima Perdana
Dua wanita tewas setelah meloncat dari apartemen di Bandung, Senin (14/7/2017).(KOMPAS.com/Putra Prima Perdana) 

TRIBUNSTYLE.COM - EP (34) dan ESP (28) kakak beradik yang bunuh diri dengan cara melompat dari balkon apartemen lantai 5Apartemen Gateway, Jalan Ahmadyani, Kota Bandung, Senin (24/7/2017) sore diketahui mengalami depresi berat dan berkepanjangan.

"Dua-duanya pernah menjalani rehabilitasi di Cikeas, Bogor," kata Kepala Polsek Cibeunying Kidul Kompol Anton Purwantoro di lokasi kejadian, Senin malam.

Anton menambahkan, melalui keterangan adiknya, Rionald Parubak, kedua korban telah mengalami depresi sejak 8 tahun ke belakang.

"Salah satu adik mereka juga masih di rehabilitasi (karena depresi)," ungkap Anton.

Di apartemen lantai 5A nomor 1, lanjut Anton, kedua korban tinggal bertiga dengan satu orang keponakan.

 Kompas.com sempat melihat keponakan kedua korban yang masih mengenakan baju sekolah putih abu-abu menghampiri jasad kedua bibinya yang tergeletak di parkiran apartemen Gateway.

Keponakan korban kemudian diamankan polisi setelah berteriak dan menangis histeris.

"Keponakannya saat korban bunuh diri sedang sekolah. Pintu terkunci dan terpaksa didobrak oleh manajemen apartemen," tuturnya.

Imas (44) salah satu pemilik laundry di Apartemen Gateway mengatakan, EP beberapa hari ke belakang pernah mendatangi laundry miliknya untuk mencuci pakaian.

"Itu memang adik kakak, dua-duanya kayanya memang depresi. Empat hari ke belakang yang kakaknya datang ke sini curhat macam-macam. Memang kelihatan kaya orang lagi depresi," tuturnya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Tags
Bandung
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help