Bingung Saat Dapat Pertanyaan "Kapan Menikah?" Saat Lebaran Nanti, Begini Tips Menjawabnya!

Pada momen tersebut, biasanya dijadikan ajang bagi umat muslim di Indonesia untuk bersilahturahmi ke kerabat dan sanak saudara.

Bingung Saat Dapat Pertanyaan
Sabtastic - DeviantArt
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - "Kapan menikah?" pertanyaan tersebut bagai momok yang menghantui pria dan wanita—notabene sudah bekerja dan berusia cukup matang, tetapi masih membujang—saat ada pertemuan keluarga besar. Misalnya, pada Hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba.

Pada momen tersebut, biasanya dijadikan ajang bagi umat muslim di Indonesia untuk bersilahturahmi ke kerabat dan sanak saudara.

Nah, pada saat itulah, pertanyaan soal kabar, dan kapan menikah pun jadi hal yang tak terlewat.

Psikolog klinis di Ad Familia Indonesia Mona Sugianto mengatakan, pertanyaan kapan menikah merupakan hal biasa pada kebudayaan timur.

Heboh! Anak SMP Ini Menikah di Usia 15 Tahun, Kamu Kapan Nyusul, Mblo?

Apalagi bagi masyarakat Indonesia, menikah adalah status yang penting.

Masalahnya, lanjut Mona, masing-masing orang punya jalan hidup berbeda.

Ada yang belum mau menikah, dan ada juga yang ingin tetapi belum mendapatkan pasangan.

“Pertanyaan kapan menikah itu adalah pertanyaan biasa, hanya saja ada orang yang merasa sensitif karena merasa terancam,“ kata Mona saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/6/2017).

Ketika orang merasa terancam, ujar Mona, yang muncul adalah mekanisme bertahan.

Dia ingin melindungi diri supaya harga diri sebagai manusia tidak terusik oleh pertanyaan itu.

Tiga tipe orang merespons

Mona membagi tiga tipe kepribadian orang dalam merespons pertanyaan kapan menikah. Pertama, adalah mereka yang menjawab dengan ringan atau easy going.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Desi Kris
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help