Penulis Buku Jokowi Undercover Ditangkap Polisi, Inilah Bagian yang Dianggap Sebarkan Kebencian

Bagian-bagian di buku Jokowi Undercover ini dianggap menebarkan kebencian pada presiden, karena itu sang penulis ditangkap dan ditahan polisi.

Penulis Buku Jokowi Undercover Ditangkap Polisi, Inilah Bagian yang Dianggap Sebarkan Kebencian
The Hacker News

TRIBUNSTYLE.COM -   Bareskrim Polri menangkap Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover.

Penangkapan dilakukan setelah adanya penyelidikan dugaan penyebaran informasi berisi ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo yang dia tulis dalam bukunya.

Setelah diperiksa pasca-penangkapan, Jumat (31/12/2016), Bambang ditahan oleh Bareskrim Polri.

"Tersangka Bambang Tri Mulyono dititipkan penahanannya di Rutan Polda Metro Jaya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/12/2016).

Dalam bukunya, Bambang menyebut Jokowi telah memalsukan data saat mengajukan diri sebagai calon presiden 2014 lalu.

Ia juga menyebut Desa Giriroto, Boyolali, merupakan basis Partai Komunis Indonesia terkuat se-Indonesia, padahal PKI telah dibubarkan sejak 1966.

Bambang menuliskannya seolah-olah hal tersebut nyata tanpa memiliki dokumen pendukung tulisannya itu.

"Tuduhan dan sangkaan yang dimuat pada buku Jokowi Undercover dan media sosial, semua didasarkan atas sangkaan pribadi tersangka," kata Rikwanto.

Tak hanya itu, Bambang juga dianggap menebarkan kebencian terhadap kelompok masyarakat yang bekerja di dunia pers.

Ia menyebut bahwa sosok Jokowi dan Jusuf Kalla muncul atas keberhasilan media massa dan melakukan kebohongan terhadap rakyat.

Gibran Rakabuming
Presiden Jokowi dan anak sulungnya, Gibran Rakabuming.
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help